Tips Memakai Beton Instan

tips-memakai-beton-instan

Halaman Tips Memakai Beton Instan ini kami tuliskan karena banyak yang tanya melalui telpon, bagaimana cara penggunaannya. Produk instan tinggal tambah air yang di produksi dengan kemasan kantong sak semen dan punya berat 50 kg / kantong ini bisa dipesan di toko toko material atau melalui website ini. Untuk pengecoran berskala kecil misalkan pembuatan jalan setapak pada taman, pengecoran lantai teras depan rumah, dll bisa menggunakan produk beton instan ini. Karena untuk memesan adukan beton readymix membutuhkan minimal volume untuk memesannya maka menggunakan beton instan ini bisa menjadi solusi cerdas untuk menghemat biaya pekerjaan.

Tips dan Cara Pemakaiannya

1. Tentukan berapa volume yang dibutuhkan pada proyek ini. Tentukan panjang, lebar & ketebalannya. Ini untuk mengetahui kubikasi atau volume yg dibutuhkan untuk kebutuhan betonnya. Setelah volumenya diketahui yang harus dilakukanselanjutnya adalah membagi volume tersebut dengan angka 0.024 (1 kantong beton instan setara dengan 0.024 meter kubik) hal ini untuk menentukan berapa sak atau kantong beton instan yang dibutuhkan pada pekerjaan ini.

2. Persiapkan semua alat yang kamu perlukan selama pekerjaan pembetonan dan bikin leveling tanah dan cetakannya jika dibutuhkan. Rangkai dan taruh besi tulangan pada bekesting yang sdh disiapkan.

3. Produk ini mempunyai varian lain yang mendukung kebutuhan pengecoran Anda dengan konsep yang sama yaitu kemudahan dalam pembetonan. Tiga contoh produk beton instan dan produk varian pendukungnya bisa Anda lihat disini :

Beton Instan : yaitu campuran kering yang berisi batu kerikil, semen, dan ditambahkan agregat halus (pasir) yang dikemas dalam satu kantong dgn berat 50 kg per kantong. Mutu beton yg tersedia mulai dari LC (Lean Concrete/K-B0) sampai dengan mutu khusus K-600 dan mutu lainnya sesuai kebutuhan. Produk ini ditawarkan dengan Harga Jual Beton Instan yang beragam menyesuaikan dgn mutu betonnya.

Mortar instan : adalah campuran yg didalamnya mempunyai isi pasir dan campuran semen Portland yg sudah dicampur dengan komposisi tertentu dan dipacking kering dlm 1 sak semen.

Shotcrete : yaitu campuran pasir dan semen yg digunakan untuk grouting atau topping, di mana permukaan yg lebih halus diinginkan.

4. Kumpulkan beberapa material & alat alat yg Anda perlukan utk menyelesaikan proyek Anda. Spt beton instan, air bersih, sekop, dan wadah untuk pengadukan.

5. Buka sak beton instan ini ke tempat pencampuran yg sdh kamu persiapkan, tempat ideal utk pencampuran ini adalah menggunakan gerobak dorong. Hindari menumpahkan campuran produk ini diatas permukaan rumput dan hati hati terpaan angin yang kuat agar terhindar dari terhirupnya debu dr beton instan ini.

6. Tumpahkan campuran kering beton instan ini & setelah semua tertuang, buat lubang bulatan ditengahnya menggunakan sendok semen atau sekop. Lubang bulatan ini berguna sbg tempat penampungan air saat air nantinya ditambahkan. Tuangkan air sedikit demi sedikit pada campuran tadi, sambil terus mengaduk agar campuran homogen & pastikan semua isinya tertuang

7. Ada cara lain yakni tuangkan air bersih terlebih dahulu ke dalam gerobak dorong baru kemudian tuangkan campuran kering beton instan setelahnya. Hal ini membuat semen Portland yg terkandung di dalam campuran beton instan terhidrasi diawal pencampuran. Mencampur beton instan menggunakan sekop lbh mudah dikerjakan jika pencampuran dilakukan diatas gerobak dorong.

8. Utk menambahkan air selama proses pengadukan produk ini tambahkan air sedikit demi sedikit, tetapi rasio air dan campuran beton instan yang disarankan sebanyak 4 sampai dgn 5 liter air utk setiap 50kg.

Sebaiknya tuangkan air sedikit demi sedikit agar campuran beton tdk terlalu encer atau jadi kebanyakan air yg mengakibatkan segregasi dan menyebabkan kuat tekan beton menjadi menurun.

9. Campur beton instan secara merata sambil menambahkan air sedikit demi sedikit, kayuh sendok semen spt kamu sedang mengayuh sebuah perahu. Tancapkan perahu ke dalam campuran & dayung ke belakang,raup campuran & bawa balik ke depan hingga tercampur dengan air.

Kami menyarankan mengaduk beton instan & air dgn memakai mesin molen mini supaya adukan jadi homogen, utk mengetesnya dapat dilihat pada campuran tsb, bila pada campuran banyak terdapat bongkahan yg seperti bola = terlalu kering. Jika mengalir = terlalu banyak air (encer). Adukan yg tepat utk mendapatkan beton dgn kuat tekan terbaik berada di antara kering dan berair (mempunyai tingkat keenceran yang sedang).

10. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai campuran basah dan berubah menjadi pasta & plastis memakai sekop atau pacul. Hindari menambahkan air terlalu banyak karena akan melemahkan kuat tekan beton atau bahkan segregasi (batu dan pasir terpisah).

11. Terus lakukan pencampuran setidaknya dua atau tiga menit agar campuran jadi homogen. Beton segar mengeras setelah terjadi hidrasi antara semen dan air yg ada pada campuran beton oleh karenanya pastikan proses ini terjadi dgn sempurna.

12. Setelah campuran beton dituangkan ke dalam bekesting padatkan pasta beton dan haluskan permukaannya dengan roskam kayu atau besi. Perkirakan berapa volume beton yg diperlukan utk mengisi semua cetakan dengan sempurna.

13.Supaya permukaan beton menjadi rata antara satu sisi dengan lainnya Anda bisa menggunakan kayu atau papan lurus yg difungsikan sebagai jidar. Tusuk tusuk adukan selama penuangan ke bekesting memakai besi atau kayu utk memadatkan adukan & menghilangkan rongga udara atau kantong udara yang mungkin terperangkap / terjadi pada campuran saat Anda menuangkannya.

14. Selesaikan penuangan & perataan beton sesuai dengan kebutuhan kamu atau rencana desain proyek.

15. Beri pembatas atau barikade di sekitar area pembetonan utk membatasi orang yg lewat masuk ke dalamnya (yg bisa merusak proyek Anda yg sudah selesai). Bersihkan alat-alat kerja kamu, bersihkan wilayah disekitar area tersebut, dan buang kantong-kantong kosong setelah Anda selesai.

16. Teknik berikutnya yaitu merawat beton yg sudah tertuang tadi agar saat beton mengering nantinya, kuat tekannya benar benar maximal dgn cara memastikannya selalu dalam keadaan lembab setidaknya 3 hari hingga 7 hari kedepan. Jika pengecoran utk jalan, plat lantai (horizontal dan outdoor) pastikan dan hindari terkena air hujan atau panas matahari langsung diawal awal penuangan beton.

Semoga halaman Tips Memakai Beton Instan ini bisa bermanfaat & berguna untuk Anda.